Kian tinggal di kampung Bigung Baru, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kian dan teman-temannya akan menari tari gantar di depan tamu wisatawan. Semua sudah siap untuk menari. Namun, ke mana, ya, kusak Kian? Aduh, bagaimana ini? Yuk, baca kisah Kian dalam buku ini.
Magai suka mendengarkan cerita Mama. Magai menggambarkan cerita-cerita itu pada tapa. Tapa adalah kertas tradisional dari kulit kayu. Tapa cerita selalu membuat Magai gembira. Di sekolah, Enre sering terlihat murung. Apakah Magai dapat menghibur Enre dengan tapa ceritanya?
Nenek membawa suweg dari desa. Lili tidak pernah tahu apa itu suweg. Ia pun mencari tahu dari Mama dan Google. Wow! Ternyata suweg bisa dibuat berbagai penganan. Lili ingin mencoba membuat kroket. Lili segera mengupasnya, namun.... Ternyata suweg bikin kulit gatal Lili pun membenci suweg. Mama dan Nenek beredia membantu, tetapi Lili tetap diam. Padahal di hatinya, ia ingin sekali mem…
Suatu hari Naya harus tinggal di rumah nenek yang terletak di pinggir hutan. Padahal katanya di sekitar rumah nenek, masih terlihat hewan buas berkeliaran. Benar saja! Saat malam datang, Naya mendengar suara-suara aneh di sekeliling kamarnya. Astaga... kira-kira apa. ya, yang Naya temui di rumah nenek? Penasaran? Yuk, kita ikuti ceritanya!
Win akan tampil menari saman. Namun, ikat pinggangnya entah terselip di mana. Tanpa ikat pinggang, kain yang dipakainya menjadi longgar. Win khawatir kainnya akan melorot saat menari. Apa yang terjadi ketika Win menari di atas panggung?
Moli mengajak Jodi ke suatu tempat. Jodi ingin tahu tempat apa itu. Akan tetapi, Jodi malah membuat ulah yang membuat orang-orang di tempat itu merasa terganggu. Beberapa kali, Jodi mendapat peringatan supaya tidak berisik. Untunglah Moli memberitahu Jodi, di tempat itu memang tidak boleh mengeluarkan suara keras. Tempat apa itu? Yuk, kita ikuti cerita Moli dan Jodi di tempat baru.
Lebaran adalah momen yang selalu dinanti oleh Dirga. Setiap tahun, keluarga yang kurang mampu akan mendapatkan bingkisan Lebaran. Dirga bersemangat sekali menemani Bapak mengambil bingkisan di alun-alun. Ia tak sabar ingin menikmati sirup merah lezat sama seperti tahun lalu. Akankah Dirga mendapatkan sirup yang ia inginkan?
Ada seekor anak monyet bernama Surili keluar dari sarang. Dia terkejut melihat benda aneh di bawah pohon. Benda itu bentuknya panjang dan berlubang-lubang. Surili pikir benda itu mati karena diam saja. Ketika Tupai dan Ular melihat benda itu, merka pun terkejut. Kira-kira apa ya, benda yang membuat Surili dan teman-temannya terkejut? Baca yuk, buku ini hingga selesai.
Adis senang sekali makan camilan di kamar. Terkadang bungkusnya ia selipkan di pinggir tempat tidur atau dibiarkan tergeletak di meja belajar. Kak Ira dering sekali mengingatkan, tetapi tetap saja Adis melakukannya. Saat tidur siang, tiba-tiba Adis menjerit kesakitan. Ternyata tubuhnya bentol-bentol dan berwarna merah mulai dari tangan hingga kaki. Kira-kira kenapa, ya? Siapa yang membuatn…
Salam dan Stella bersahabat. Mereka teman sekelas. Stella selalu menawari Salam naik mobil ke sekolah. Namun, Salam lebih memilih naik bus saja. Suatu hari, jalan di depan pasar sedng direnovasi. Dari sana, Salam berjalan kaki ke sekolah. Stella pun menawarkan hal yang sama. Sekali lagi, Salam menolak secara halus. Salam berjanji besok akan berangkat lebih pagi. Hari berikutnya, Salam kembal…