Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa

SMKN 3 Samarinda

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Jalan Kematian Syekh Siti Jenar
Penanda Bagikan

Text

Jalan Kematian Syekh Siti Jenar

Abdul Munir Mulkhan - Project-Id-Version: Senayan3 Report-Msgid-Bugs-To: PO-Revision-Date: 2022-12-25 13:41+0700 Last-Translator: Arif Syamsudin Budi W. Language-Team: Arie Nugraha; Hendro Wicaksono; Wardiyono Language: id_ID MIME-Version: 1.0 Content-Type: text/plain; charset=UTF-8 Content-Transfer-Encoding: 8bit Plural-Forms: nplurals=2; plural=n != 1; X-Poedit-SourceCharset: utf-8 X-Poedit-KeywordsList: __;_ngettext:1,2 X-Poedit-Basepath: ../../../../.. X-Generator: Poedit 3.2.2 X-Poedit-SearchPath-0: . ;

Kontroversi hebat muncul di seputar kematian Syekh Siti Jenar yang misterius. Cahaya kemilau yang memancar dari jenazah Syekh Siti Jenar dan bau harum semerbak wangi jenazahnya, bertentangan dengan perlakuan pihak kerajaan Demak Bintoro dan Wali Songo terhadap Syekh Siti Jenar beserta pengikutnya. Lebih misterius lagi adalah sikap Wali Songo yang menukar jenazah Syekh Siti Jenar dengan bangkai anjing kudisan.

Pertentangan praktik sufi Syekh Siti Jenar dengan Wali Songo tampaknya terletak pada penekanan aspek formal ketentuan syariah pada Wali Songo. Dalam sejarah Islam, praktik sufi yang lebih mementingkan aspek etik atau akhlak, sering kali ditindas elite penguasa Islam yang didukung elite ulama ahli syariah. Berbagai tekanan politik harus dihadapi para penganut sufi. Tidak jarang tokoh sufi itu harus menghadapi nasib tragis hukuman mati penguasa Islam seperti yang dialami al-Hallaj yang dihukum pancung pada awal sejarah perkembangan Islam sekitar abad ke-9 Masehi.

Selain menekankan fokus perhatian pada jalan kematian Syekh Siti Jenar dan pengikutnya, buku ini juga memuat kelahiran Mas Karebet (Joko Tingkir) dalam suasana kematian Ki Ageng Tingkir. Mas Karebet inilah yang nantinya akan terlibat di dalam konflik kekuasaan pasca-kerajaan Islam-Demak. Karena itu, akan penting artinya bagi studi pertentangan keagamaan yang melibatkan kekuasaan politik, dan bagi studi perkembangan Islam di Jawa, terutama bagaimana kaitan konflik keagamaan dengan perkembangan politik di Indonesia modern kemudian hari.


Ketersediaan
#
Location name is not set 920 ABD s
SMKN300023
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
Latar Belakang Budaya dan Konflik Keagamaan Yang Mengitari Kelahiran Mas Karebet (Cikal Bakal Raja-Raja Islam Jawa)
No. Panggil
920 ABD s
Penerbit
Yogyakarta : Narasi., 2015
Deskripsi Fisik
xiv, 230 hlm.; 15 x 22,8 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9789791684088
Klasifikasi
920
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 1, 2015
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan menopang Lembaga untuk pendidikan yang Menghasilkan SDM Ber IMTAQ, Berakhlak Mulia, Berdayaguna, Inovatif, Profesional dan Berwawasan Lingkungan

 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?