Kepulangan Aira dari rumah perawatan di pulau terpencil tidak sesuai ekspektasi yang dibayangkan. Ia merasa ayahnya selalu bersikap dingin terhadapnya. Ibunya juga seperti menutupi sesuatu. Bahkan, bibi pembantu di rumahnya, selalu ketus dan menatapnya aneh penuh kebencian. Aira bingung kenapa orang-orang di rumahnya tidak terlihat bahagia saat ia pulang. Tidakkah mereka rindu terhadap dirinya …