"Lu jual badan supaya bisa diterima main film, Tiek?"" gurau Nuniek menahan tawa. "Nggak perlu! Dia udah janji kasih gue peran utama di filmnya yang baru!" "Udah janji sih masih perlu dites!"" cetus Tia iri. ""Sama aja boong!" "Tes cuma formalitas! Gue udah pasti kepilih!" "Ngibul!" "Mau taruhan?" "Taruhan apa?" "Kalau gue kepilih, lu mesti cium si Aris tuh!" "Kenapa mes…