Aku menanti hari itu. Menanti sesuatu dari bibirmu. Satu jam masih tertahan. Satu hari kau hanya terdiam. Berbulan-bulan terlewati, yang kunanti tetap tenggelam. Entah memang Tuhan menciptakanku untuk menanti, atau memang ia ingin memberikan seseorang yang terbaik untuk jadi pendampingku nanti. Tapi rasanya, aku sudah lama menanti. Memanti sebuah jawaban. Mampukan aku menanti? Sampai kapa…