Anton hanyalah manusia biasa, bukan gubernur, menteri, atau pejabat tinggi apa pun. Ia juga bukan artis, tokoh, atau public fi gure yang tiap hari wajahnya selalu di-jembreng di koran, majalah, atau televisi. Menerjang Badai, inilah kisah dari sedikit manusia yang masih berusaha menghamba pada NILAI dan MAKNA.