Adik-Adik yang berbahagia, Kakak punya cerita. Cerita ini tentang Nina, tetangga baru Aisyah. Suatu hari, Aisyah, Nina dan lainnya bermain petak umpet. Tiba-tiba ... "Ke mana Nina?" "Iya, Ke mana Nina?" "Nina ..., di mana kamu?" Nah, kemana Nina? Bukankah Nina ikut bermain juga? Kalian mau tahu, 'kan? Yuk, kita baca sama-sama!
Rumah Azka didatangi banyak orang. Azka kesal karena ia harus berbagi baju, juga meminjamkan selimut dan bantal kesayangan. Akan tetapi, saat melihat Sasti dan keluarganya yang menderita, Azka tidak tega. Ia ingin melakukan lebih banyak untuk membantu korban banjir itu.
Dinda berkunjung ke rumah Kak Ayu, sepupunya yang tinggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rupanya Kak Ayu sedang sibuk membantu memasak sayur ares. Hmm ... Sayur ares itu apa ya? Yuk kita cari tahu!
Sejak Ayah tiada, Ibu Sumi berjualan es cendol untuk menghidupi keluarga. Sumi ingin meringankan pekerjaan Ibu. Setiap pulang sekolah ia selalu membantu. Sedotan bekas es cendol tidak Sumi buang. Ia tahu bahwa membuang sedotan dapat mengotori lingkungan. Sedotan-sedotan itu ia kumpulkan. Terkadan, ia merakitnya menjadi mainan. Suatu hari seorang pembeli bernama Siwi memberitahu Sumi. Kata…
Jayanti akan berkunjung ke rumah Paman Gaesan, Bibi Teti, dan Jola. Bibi Teti adlah seorang suku Sawu asli. Mereka tinggal di Nusa Tenggara Timur. Awalnya, Jayanti tidak sabar untuk pergi ke sana. Semuanya berubah saat Jayanti mengetahui bahwa suku Sawu memiliki cara bersalaman yang unik dan berbeda. Jayanti jadi cemas memikirkannya. Ia memutuskan untuk berlatih salam Sawu agar nanti terbias…
Simon, Kak Johan, dan Papa pergi menaiki sampai di Sungai Salawai Maluku. Mereka akan membuat tepung sagu. Tepung sagu dapat diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat. Papa mengajak Simon untuk terus menjaga tradisi membuat sagu di Maluku.
Semenjak hutan berubah menjadi pepohonan sawit, Besudut dan orang Rimba lainnya pindah ke Desa Sialang. Di sana mereka tinggal di rumah pemberian pemerintah. Besudut pun perteman dengan anak desa bernama Johan. Besudut heran dengan lingkungan rumah barunya. Banyak sampah plastik di mana-mana. Besudut tiba-tiba rindu hutannya yang dulu Akankah Besudut betah dengan lingkungan rumah barunya? Ap…
Gara-gara ada kedai susu baru, kedai ayah Mida jadi sepi. Bahkan, ayah Mida berencana menutup kedainya. Oh, tidak! Mida tidak mau itu terjadi. Ia pun mencari cara agar kedai ayahnya tidak tutup. Hmmm, kira-kira, apa ya, yang akan dilakukan Mida untuk menyelamatkan kedai ayahnya? Baca saja ceritanya, yuk! Ssst, ada juga informasi menarik untukmu, lo!
Jeprettt! Yah! Listrik padam di waktu malam. Rei dan Hana belum mengantuk. Hmmm, mereka mau melakukan apa, ya? Cetrek! Rei memainkan senter. Oh! Rei terkejut saat melihat bayangan hitam di dinding. Rei lalu terpikirkan sesuatu untuk menghibur Hana. Pasti akan seru! Kira-kira, apa yang dilakukan oleh Rei? Yuk, cari tahu jawabannya dalam buku ini.
Ke mana pun Ana pergi, ia tak pernah lupa menggendong ranselnya. Ana Si Ransel sebutannya. Ia suka memasukkan barang-barang ke dalam ranselnya. Ada krayon, kertas, koran, payung, dan sebagainya. Ia selalu membawakan nasi bungkus untuk pengemis di depan pintu gerbang sekolahnya. Pada saat hujan, ia mngeluarkan payung dari tasnya. Ketika tas temannya rusak, ia juga membantunya. Dengan rans…