Gara-gara ada kedai susu baru, kedai ayah Mida jadi sepi. Bahkan, ayah Mida berencana menutup kedainya. Oh, tidak! Mida tidak mau itu terjadi. Ia pun mencari cara agar kedai ayahnya tidak tutup. Hmmm, kira-kira, apa ya, yang akan dilakukan Mida untuk menyelamatkan kedai ayahnya? Baca saja ceritanya, yuk! Ssst, ada juga informasi menarik untukmu, lo!
Jeprettt! Yah! Listrik padam di waktu malam. Rei dan Hana belum mengantuk. Hmmm, mereka mau melakukan apa, ya? Cetrek! Rei memainkan senter. Oh! Rei terkejut saat melihat bayangan hitam di dinding. Rei lalu terpikirkan sesuatu untuk menghibur Hana. Pasti akan seru! Kira-kira, apa yang dilakukan oleh Rei? Yuk, cari tahu jawabannya dalam buku ini.
Ke mana pun Ana pergi, ia tak pernah lupa menggendong ranselnya. Ana Si Ransel sebutannya. Ia suka memasukkan barang-barang ke dalam ranselnya. Ada krayon, kertas, koran, payung, dan sebagainya. Ia selalu membawakan nasi bungkus untuk pengemis di depan pintu gerbang sekolahnya. Pada saat hujan, ia mngeluarkan payung dari tasnya. Ketika tas temannya rusak, ia juga membantunya. Dengan rans…
Randi tinggal di Desa Galuh. Desa Galuh adalah sebuah desa yang indah. Warganya hidup tenang dan damai. Hingga suatu hari, sesuatu terjadi di Bukit Giri yang terletak di atas Desa Galuh. Sesuatu yang menyebabkan Desa Galuh dilanda bencana alam. Randi tergerak untuk menyelamatkan desanya. Apa yang sesungguhnya terjadi? Apa yang sesungguhnya terjadi? Apa yang dilakukan Randi? Yuk, kita simak kisa…
Gendis sakit perut. Kata Nenek, ia masuk angin. Lalu, Nenek membuat ramuan untuk Gendis. Ramuannya diambil dari kebun. Gendis penasaran. Ramuan apa yang Nenek buat? Bagaimana cara membuatnya? Yuk, ikuti cerita Gendis dan Nenek.
Itik si kaki pendek dan kasar, dan jari-jari kakinya berselaput. Ejekan itu sering terdengar di telinga Itik. Hatinya sedih sekali. Saat melihat kaki-kaki ramping sekawanan Bangau. Atau melihat kokoh dan kuat kaki-kaki Elang. Itik membayangkan seandainya dia bisa memiliki kaki-kaki seperti mereka. Cerita tentang si Itik yang menemukan rasa percaya dirinya. Dan membuat perubahan besar …
Musim hujan datang. Banjir siap mengancam. Tiara takut banjir. Tiara harus menjaga kebersihan selokan. Namun, teman-temannya suka membuang sampah ke selokan. Berhasilkah Tiara menyadarkan mereka? Betulkah sampah bisa menyebabkan banjir? Dapatkah jawabannya dalam cerita Putri Resik.
Fita menemukan sebuah pita cantik. Milik siapa. ya? Kalau tidak ada pemiliknya, buat Fita saja. Oh. tidak boleh main ambil begitu saja. Jadi. Fita harus mengembalikan pita itu kepada Nina. Berat rasanya. tetapi harus dilakukan.
Pipo berpikir mengangkut sampah itu tidak keren. Tubuhnya bau sampah. Saat dalam perjalanan, Pipo mendapat ide. Tapi oh, Pipo kemudian merasa malu. Wah kenapa ya? Yuk, baca kisah Pipo, truk pengangkut sampah yang keren.
Sapi melihat Tupai sedang menangis tersedu-sedu. Rupanya Tupai bermain terlalu jauh dan terlampau lelah untuk kembali. Sapi berniat mengatar Tupai yang malang, tetapi rupanya ada yang mengawasi mereka. Siapakah itu? Perjalanan kembali ke hutan ternyata tidak mudah. Yuk, kita ikuti petualangan mereka.