Mata Indah itu.. Membawaku Mengangkasa Sesekali Menyesatkanku pada belantara masa lalu Aku seperti pernah melihatnya.. Tapi kamu tak mengizinkanku berlama - lama menjelajahi sepasang mata kepunyaanmu
Buku ini merupakan buku panduan dalam pembuatan paper dan kliping
Mas Gagah adalah seorang pemuda yang sedang berkuliah di Jurusan Teknik Sipil Universitas Indonesia semester 7. Dia memiliki paras yang menawan, humoris, fashionable dan sangat sayang dengan adik perempuannya yaitu Gita. Gita sangat bangga memiliki seorang kakak seperti Mas Gagah. Mas Gagah dan Gita sangat dekat, mereka sering menghabiskan waktu bersama dengan melakukan banyak hal seperti, jala…
Love You Even More bercerita tentang Kinar dan Abel yang merupakan sepasang kekasih di SMA Manthana. Kinar adalah cewek manis dan sederhana (namun kadang menye-menye mirip tokoh cewek khas FTV) yang begitu disayangi Abel. Abel adalah seorang cowok basket… (oke, mungkin setelah mendengar gelar ‘cowok basket’, kita bisa menebak deskripsi tokoh Abel ini selanjutnya) ganteng, cool, dan menjad…
Menulis Drama itu sulit ! Mungkin demikian komentar bagi orang yang jarang menulis. Namun, Paradigma tersebut harus berubah. Buku ini akan membuka Pemikiran Anda yang sangat ingin menulis drama, namun kesulitan untuk menuangkannya. Buku ini membahas mengenai cara menimbulkan minat untuk menulis, dilengkapi dengan pengetahuan mengenai drama, dan yang terpenting adalah teknik penulisan drama. …
Novel "GURUKU SAHABATKU" sebuah novel karya dari akun twitter "@matemasiswa" atau dikenal sebagai Ryan Angga Pratama. Novel yang berdedikasi dengan tema pendidikan ini mengajari bahwa sahabat tidak selalu dengan orang seusia dengan kita, dan guru tidak selalu jadi pembimbing yang disegani. Ia juga bisa menjadi seorang sahabat walau ia adalah guru kita.
Benarkah pantun populer? Tentu, karena pantun juga digunakan dalam karya sastra lama.
Dengan segala keterbatasan, serta berbagai tantangan, pak Ali bersama Firman, Hadi, dan Sodik berusaha mewujudkan keinginan mereka, menciptakan susasana aman dan tenteram di kampung mereka. Mengajak anak-anak untuk meninggalkan pekerjaan-pekerjaan yang tidak bermanfaat, dan mengusir bang Senot beserta gerombolannya. Keinginan itu mereka wujudkan dengan satu cara : membangun mushola!
Karena "sulitnya" bahasa puisi dipahami, banyak orang menuduh penyair sebagai orang yang suka mengada-ada, dan puisi sebagai bentuk khayalan belaka. Meski pendapat semacam itu jelas tidak tepat, tetapi dengan bersandar pada kenyataan yang ada, hal tersebut tidak mungkin dielakkan sama sekali. Apalagi bahan yang dapat digunakan untuk memahami puisi pun tidak terlalu banyak dan umumnya sangat aka…