Setelah orde baru tumbang, lahirlah orde reformasi. Memasuki orde ini, kran demokrasi terbuka lebar, dan euforianya masih mendengung hingga hari ini. Tetapi dalam euforia itu, ada persoalan serius yang perlu dicarikan jalan tengahnya, yaitu bagaimana mengimplementasikan konsep otonomi daerah yang ideal, tetapi sejalan dengan cita-cita besar desentralisasi. Karena pada level aktualisasinya, oton…
"Manakala koperasi mulai dihinggapi oleh semngat mencari keuntungan, berarti ia memutar lehernya sendiri" (Mohammad Hatta)
Bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin baru, presiden baru. Dia haruslah mendapat mandat dari rakyat melalui pemilihan umum. Selain itu, yang lebih penting, dia harus menerima wangsit keprabon. Sebab, dalam paham Jawa, menjadi presiden, menjadi satria pinilih, adalah menjadi pemimpin bangsa yang sekaligus menjadi panutan rakyat. Pertanyaannya, adalah panutan untuk memilih pemimpin yang adalah…
Neoliberalisme, Krisis dan Perlawanan Rakyat 10 Januari 2013 Redaksi Print Friendly, PDF & Email Jurnal Indoprogress III/ Januari 2013 Krisis ekonomi 1997 memberikan pemahaman kepada rakyat Indonesia bahwa rezim ekonomi politik otoriter Orde Baru Soeharto yang saat masih berkuasa, tidak bisa lagi dipertahankan. Rezim orba saat itu dinilai telah menjerumuskan mayoritas rakyat ke dalam j…
Banyak negara di dunia memiliki jejak buruk, terkait kekerasan kolektif dan pelangaran HAM pada masa lalu. Sebut saja, Jerman, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Argentina. Begitu pula Indonesia. Berbeda dengan negara-negara lain yang berani mengakui, mengolah, dan menuntaskan kejahatan terhadap kemanusiaan, Indonesia sepertinya masih berjalan di tempat. Jangankan sampai pada penuntasan, pada f…
Bahasan korupsi membuat geregetan segenap pihak untuk terus berbicara kritis, bila perlu dengan langkah-langkah yang “revolusioner”. Penyakit terbesar bagi bangsa dan negara ini telah merambah ke segala lini, dengan segala modus dan alibi. Praktik korupsi sulit diberantas, lantaran banyak melibatkan otoritas yang memegang kendali kuasa, baik eksekutif, legislatif, dan penegak hukum itu send…
Mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai macan Asia. Itu bukan lagi sebatas impian, tapi sudah menyatu dalam denyut nadi dan napas Prabowo Subianto. Sejak terjun di panggung politik, Prabowo mendengungkan tekad untuk melambungkan derajat bangsa sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang disegani oleh bangsa lain. Disegani karena karena kemandirian ekonomi, pilar pendidikan dan kesehatan yang k…
Ada 4 macam politisi. Pertama, Parlemen patrimonial. Politisi ini mempunyai hubungan interpersonal dalam partai yang rendah, kurang pedulian pada fungsi parlemen. Biasanya ia memiliki koneksi orang kuat di partai sehingga tidak merasa perlu untuk bekontribusi kepada partai karena posisinya dalam partai sudah aman. Kedua, Parlemen ABS. Asal Bapak/Bunda Senang menjelaskan anggota parlemen yang ha…
Siapakah calon-calon pemimpin Indonesia di masa depan? Semua nama yang kini digadang-gadang menjadi bakal calon presiden dinilai oleh berbagai pihak memiliki kemampuan memimpin yang baik. Selain itu, mereka juga dinilai sama-sama tegas, cerdas, dan pro dengan kepentingan rakyat. Dapat dikatakan, semua parpol mempunyai kesempatan yang sama. Pertarungan dalam Pemilu 2014 boleh jadi akan berlangs…
Analogi "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya", tampaknya berlaku untuk trah Sang Proklamator Indonesia. Sebut saja Megawati Soekarnoputri yang suskes mengikuti jejak sang ayah, Bung Karno. Kini, Megawati mewariskan "bendera" politik kepada anak-anaknya. Mereka adalah Puan Maharani dan Prananda Prabowo yang mendapat julukan "Soekarno Kecil". Selain trah Bung Karno, beberapa tahun belakangan ini…