Text
Merajut asa : membangun industri, menuju Indonesia yang sejahtera dan berkelanjutan
Pembangunan sektor industri merupakan kunci bagi kejayaan dan kesejahteraan suatu bangsa. Revolusi industri di Eropa Revolusi industri di Eropa pada abad ke-18 yang dipimpin oleh Inggris telah mentransformasi sebagian besar negara di kawasan tersebut menjadi negara-negara maju. Melalui industrialisasi Eropa berhasil menjadi pusat peradaban baru.Revolusi industri tidak hanya terkait aktivitas perdagangan, proses perubahan teknologi, dan percepatan pertumbuhan ekonomi, tetapi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perkembangan umat manusia. Untuk menjadi negara industri tidak harus memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, sejumlah negara telah membuktikannya, seperti Jepang dan yang saat ini populer adalah Korea Selatan.Perjalanan industrialisasi di Indonesia mengalami stagnasi, bahkan setelah reformasi justru mengalami kemunduran, tidak heran beberapa pengamat menganggap Indonesia mengalami de-industrialisasi. Padahal dalam tiap-tiap babak pemerintahan Indonesia selalu menancapkan rencana dan strategi ekonomi yang jelas. Para pemimpin Indonesia sejak awal telah menyadari pentingnya pembangunan sektor industri. Meningkatkan kegiatan produksi dan mendorong perdagangan dan industri merupakan salah satu tugas pertama pemerintahan Soekarno-Hatta. Peran industri sangat krusial dalam pembangunan ekonomi tetapi bila tidak ada komponen lainnya maka industri menjadi tidak berguna. Untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor industri dibutuhgkan dukungan kebijakan yang tepat di sektor pendidikan, ketegakerjaan, riset, dan teknologi. Dalam rangka penguatan struktur industri melalui pendalaman atau hilirisasi, kebijakan sektor industri harus bersinergi dengan kebijakan di sektor primer dan pendukungnya, butuh keterkaitan dan saling mendukung antar sektor industri.
Tidak tersedia versi lain