Text
Kolaborator Nazi : sepak terjang para simpatisan Nazi selama perang dunia II
Ketika Perang Dunia II berkecamuk antara 1939-1945, Jerman melalui rezim diktator Nazi berhasil menduduki hampir sebagian besar negar-negara Eropa, sebut saja Polandia, Denmark, Cekoslovakia, Norwegia, Luxemburg, Belgia, Belanda, Prancis, Yugoslavia, Yunani, Uni Soviet, Lithuania, bahkan Italia. Negara-negara itu diduduki Jerman, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian; melalui peperangan yang tentunya memakan banyak korban jiwa.
Kejayaan invasi terebut, tidak saja semata-mata ditentukan oleh keandalan strategi, serdadu, serta amunisi perang Nazi sendiri, melainkan juga oleh dukungan dari para simpatisan Nazi di sejumlah Negara terkait. Mereka kemudian membentuk lingkaran kerjasama, dan memberikan dukungan terutama bersifat politis kepada Nazi.
Di masa itu, kelompok-kelompok simpatisan Nazi lebih dikenal dengan istilah Kolaborator. Tersebar hampir di seluruh titik penjuru Eropa, mulai dari Eropa Barat, Timur, Utara, Yunani dan Balkan, Negara-negara Baltik, bahkan hingga ke wilayah Timur Tengah sekalipun. Motif dari Kolaborator dalam menjalin kerjasama dan dukungan Nazi pun relatif beragam, termasuklah salah satunya ingin mengekor di belakang kejayaan cengkraman Nazi atas Eropa.
Bagaimana peran Kolaborator dalam mendukung Nazi menuju puncak kejayaannya atas benua Eropa? Adakah agenda dan misi terselubung masing-masing mereka? Bagaimana Nazi (Hitler) berupaya merangkul dan membentuk dukungan jejaring Kolaborator tersebut? Dan yang paling penting, ke mana para kolaborator tersebut pergi di saat Nazi berada pada detik-detik kehancuran?
Tidak tersedia versi lain