Text
Nurdin Abdullah
Tak pernah sebelumnya tebersit dalam benaknya untuk terjun ke dunia politik, apalagi bermimpi menjadi bupati. Hidupnya telah mapan dan menduduki posisi empuk sebagai Presiden Direktur di beberapa perusahaan PMA asal Jepang. Apalagi yang dia cari? Namun, hatinya pun luluh setelah ribuan orang datang memintanya menjadi orang nomor satu di Bantaeng, Sulawesi Selatan. Meski sempat ditentang keluarga, satu-satunya bupati di indonesia yang bergelar profesor ini akhirnya mewakafkan diri dengan jiwa, raga, dan harta demi kesejahteraan rakyat. Dengan berbagai inovasi, Nurdin Abdullah berhasil melepaskan masyarakat Bantaeng dari keterpurukan dan ketertinggalan. Bantaeng yang dulu dikenal sebagai salah satu daerah tertinggal kini menjadi kota yang dilirik para investor dan menjadi rujukan nasional. Lebih dari 8o penghargaan didapatkan dalam dua periode kepemimpinannya.
Tidak tersedia versi lain