Text
Perang Bali : sebuah kisah nyata
"Kalau pelurumu habis, gunakan bayonetmu! Kalau bayonetmu patah, gunakan tanganmu untuk memukul! Kalau tanganmu patah, gunakan gigimu untuk menggigit! Dan kalau gigimu patah, gunakan matamu untuk mematahkan musuh!"
Perang Bali adalah memoar I Gusti Ngurah Pindha, seorang prajurit muda yang mengiringi I Gusti Ngurah Rai dalam perang gerilya mempertahankan tanah Bali dari oendudukan Belanda di awal kemerdekaan. Dengan senjata ala kadarnya, termasuk jimat-jimat yang dipercaya bisa membuat mereka kebal, para kesatria Bali keluar-masuk hutan dan kampung selama berbulan-bulan, meninggalkan istri dan anak-anak mereka. Ngurah Pindha merekam peristiwa heroik itu ke dalam sebuah cerita yang bersahaja. Peristiwa-peristiwa sedih, lucu, mistis dan ajaib, yang menyertai masa perang, berbaur jadi satu.
Tidak tersedia versi lain