Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa

SMKN 3 Samarinda

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Secangkir Kopi Bully : Memoar Tentang Bullying dan Secuil Tip Inspiratif
Penanda Bagikan

Text

Secangkir Kopi Bully : Memoar Tentang Bullying dan Secuil Tip Inspiratif

Paresma Elvigro - Project-Id-Version: Senayan3 Report-Msgid-Bugs-To: PO-Revision-Date: 2022-12-25 13:41+0700 Last-Translator: Arif Syamsudin Budi W. Language-Team: Arie Nugraha; Hendro Wicaksono; Wardiyono Language: id_ID MIME-Version: 1.0 Content-Type: text/plain; charset=UTF-8 Content-Transfer-Encoding: 8bit Plural-Forms: nplurals=2; plural=n != 1; X-Poedit-SourceCharset: utf-8 X-Poedit-KeywordsList: __;_ngettext:1,2 X-Poedit-Basepath: ../../../../.. X-Generator: Poedit 3.2.2 X-Poedit-SearchPath-0: . ;

Secangkir kopi adalah minuman yang belakangan ini dicintai oleh banyak kalangan. Tapi, apa yang membuat kopi benar-benar nikmat diteguk? Karena ada tambahan gula. Padahal sejatinya, kopi itu pahit. Bagi seseorang yang tak menyukainya, tentu tak akan pernah mau meminumnya, pun jika ditambahkan sesendok pemanis.
Seperti itulah bullying. Banyak kini yang menggandrunginya, sengaja atau tak sengaja. Para pelaku menyenangi perbuatan kekerasannya. Perlahan makin impulsif, ketagihan mem-bully layaknya seseorang yang kecanduan minum kopi terus-menerus. Tapi, tak sadar bahwa efek kafeinnya akan meracuni hidup pelaku maupun sang korban. Bullying adalah pengalaman getir. Bentuknya bermacam-macam dan sangat mudah dilakukan. Tapi, efeknya sungguh luar biasa mematikan. Kadang, bullying itu bisa berwujud manis dan halus sehingga korban tak sadar dibuatnya. Bahkan, banyak dari para korban bullying yang memutuskan bunuh diri karena tak tahan dengan seluruh lebam fisik, batin serta psikis yang diderita. Jika sudah begini, apa yang harus dilakukan?
Dan, buku ini hadir untuk menjawab pertanyaan tersebut. Penulis sengaja menoreh ulang memoar/sejarah kelamnya selama di-bully, sepanjang masa sekolah (dari TK hingga SMA). Bukan untuk mereguk simpati dari orang lain, melainkan sebagai bentuk berbagi pengetahuan, perhatian serta kasih sayang terhadap para korban dan pelaku bullying.


Ketersediaan
#
My Library 155.5 PAR s
SMKN371523
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
155.5 PAR s
Penerbit
Jakarta : PT. Elex Media Komputindo., 2014
Deskripsi Fisik
182 hlm, ; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-02-4998-8
Klasifikasi
155.5
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Psikologi, Motivasi diri
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan menopang Lembaga untuk pendidikan yang Menghasilkan SDM Ber IMTAQ, Berakhlak Mulia, Berdayaguna, Inovatif, Profesional dan Berwawasan Lingkungan

 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?