Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa

SMKN 3 Samarinda

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of The Cobra
Penanda Bagikan

Text

The Cobra

FREDERICK FORSYTH - Project-Id-Version: Senayan3 Report-Msgid-Bugs-To: PO-Revision-Date: 2022-12-25 13:41+0700 Last-Translator: Arif Syamsudin Budi W. Language-Team: Arie Nugraha; Hendro Wicaksono; Wardiyono Language: id_ID MIME-Version: 1.0 Content-Type: text/plain; charset=UTF-8 Content-Transfer-Encoding: 8bit Plural-Forms: nplurals=2; plural=n != 1; X-Poedit-SourceCharset: utf-8 X-Poedit-KeywordsList: __;_ngettext:1,2 X-Poedit-Basepath: ../../../../.. X-Generator: Poedit 3.2.2 X-Poedit-SearchPath-0: . ;

Novel “Sang Kobra (The Cobra)” bercerita selama puluhan tahun, dunia memerangi kartel-kartel obat bius, dan selalu kalah. Dana miliaran dolar membuat organisasi-organisasi ini sangat kuat dan destruktif. Banyak pejabat negara yang tidak kuat dengan uang sogokan dari para pengedar gelap kokain, Kartel, yang diketuai oleh Sang Don. Sang Don ini mempunyai anak buah dari berbagai bidang pemerintahan. Mulai dari pimpinan tentara angkatan darat, pengacara, teknisi, dewan hubungan internasional, sampai tukang las kapal yang sangat lihai dalam memodifikasi bentuk kapal.

Sampai akhirnya satu orang ditunjuk untuk menyapu bersih mereka Paul Devereaux, mantan agen Operasi Khusus CIA. Paul Devereaux disebut juga sebagai Sang Kobra yang menjalankan misi bawah tanah untuk mencegah dan menghancurkan industri kokain sampai ke akar-akarnya setelah ia diperintah langsung oleh Presiden Amerika Serikat setelah Presiden mempelajari industri kokain secara menyeluruh. Presiden memperdalam pengetahuannya mulai dari penanam-pengedar dan pengguna, atas rekomendasi Perdana Menteri Gedung Putih. Sekarang, Sang Kobra boleh meminta apapun yang dibutuhkannya, dan melakukan apa pun yang dianggapnya perlu. Tak ada batasan, aturan, ataupun pertanyaan.

Pada bagian terakhir novel, sang penulis, Frederick Forsyth seolah ingin menyampaikan pesan bahwa jalan kebenaran memanglah sukar sekali dan bahkan harus ditukar dengan yang paling berharga. Semua butuh pengorbanan, demi terciptanya negara yang sejahtera.

Perang telah dikobarkan, tapi siapa pemenangnya nanti, tak seorang pun dapat meramalkan.


Ketersediaan
#
Location name is not set 823 FRE t
SMKN341323
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
823 FRE t
Penerbit
Jakarta : Gramedia Pustaka Utama., 2016
Deskripsi Fisik
459 hlm.; ilus.; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-03-2504-0
Klasifikasi
823 FRE t
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan menopang Lembaga untuk pendidikan yang Menghasilkan SDM Ber IMTAQ, Berakhlak Mulia, Berdayaguna, Inovatif, Profesional dan Berwawasan Lingkungan

 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?