Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa

SMKN 3 Samarinda

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kebhinekaan Budaya Papua : perspektif arkeologi prasejarah
Penanda Bagikan

Text

Kebhinekaan Budaya Papua : perspektif arkeologi prasejarah

Marlin Tolla - Nama Orang;

Dari sisi tinggalan arkeologi prasejarah. Papua pada masa lalu secara tidak langsung telah memegang peranan penting dalam perkembangan budaya di Indonesia khususnya di wilayah bagian timur serta pengaruhnya dalam perkembangan budaya yang tersebar di wilayah Oceania. Budaya yang berkembang yang dimulai sejak terjadinya migrasi ke Papua pada masa Holosen di daerah dataran tinggi maupun di wilayah pesisir telah menciptakan keberagaman budaya yang sekaligus menjadi sebuah potensi yang besar dalam memperkokoh jati diri budaya bangsa.

Budaya prasejarah yang terdapat di Papua terjadi di dua wilayah yang berbeda yaitu: daerah dataran tinggi dan daerah pesisir Papua. Pada daerah dataran tinggi, kebudayaan prasejarah memiliki keterkaitan erat dengan praktek bercocok tanam pada masa lalu dimana pertama kali dikembangkan oleh ras Papua-Melanosoid. Di wilayah pesisir Papua, penutur Austronesia yang berasal dari daratan Cina Selatan menduduki serta mengembangkan budaya melalui pengenalan berbagai macam budaya materi, teknologi, sistem organisasi, dan lain sebagainya.

Tinggalan budaya materi beraagam ditemukan di situs-situs Prasejarah khususnya pada masa Neolitik di kawasan pesisir utara serta situs-situs yang berada pada daerah aliran sungai besar yang mengalir hingga ke wilayah perbatasan di Kabupaten Merauke. Tinggalan arkeologi tersebut antara lain: gerabah, kapak batu, peralatan yang terbuat dari logam. Keragaman budaya materi tersebut menjadi sebuah bukti bahwa budaya berkembang pada masa Prasejarah di Papua tidak terlepas dari kontak budaya baik ynag terjalin antara sesama imigran di Papua, juga hubungan yang terjalin antara imigran di Papua dengan penduduk yang bermukin di sekitar wilayah Papua dalam hal ini wilayah Oceania seperti Polinesia dan Mikronesia.


Ketersediaan
#
My Library Location name is not set
SMK39552P
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
: Balai Arkeologi Papua., 2016
Deskripsi Fisik
x, 90 hlm. ; ilus
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-70006-1-2
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet.1, Desember 2016
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Kebhinekaan Budaya Papua : perspektif arkeologi prasejarah
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan menopang Lembaga untuk pendidikan yang Menghasilkan SDM Ber IMTAQ, Berakhlak Mulia, Berdayaguna, Inovatif, Profesional dan Berwawasan Lingkungan

 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?