Text
French Pink
Di Distrik Jiyugaoka yang mungil, cantik, dan berwarna-warni, Hitomi tiba-tiba bertemu pria aneh yang mengungkit-ungkit tentang kematian.
Siapa sebenarnya pria itu? Dan… lho, lho, mengapa dia jadi menyuruh Hitomi mencarikan syal warna French Pink? Mana mungkin sih pria beraura gelap seperti itu menyukai warna pink? Dan untuk apa juga?
Ck. Sungguh. Pria itu benar-benar merepotkan Hitomi.
Novel ini awalnya mengingatkan saya terhadap Death note, Bleach dan berbagai cerita yang ada Shinigami nya.
Cerita ini dimulai saat Hitomi yang dikenal sebagai periang dan selalu memberikan refrensi warna pita yang pas untuk para penggunjungnya. Hitomi merupakan pemilik dari Sweet Ribbons yang merupakan salah satu toko pita terkenal di distrik Jiyugaoka. Namun akhir – akhir ini Hitomi hanya memberikan warna pita hitam sebagai refrensi pita pada pelanggannya, ia pun ingin sekali mati dan lenyap dari dunia ini.
Sejak keinginan Hitomi yaitu mati muncul sosok pria yang memiliki penampilan serba hitam. Pertemuan awal mereka sangat tak terduga. Nama pria tersebut bernama Hane. Pertemuan awal mereka di awali dengan Hane yang bertanya tentang warna kepada Hitomi. Hari berikutnya ternyata Hitomi bertemu dengan sosok pria yaitu Hane lagi, namun kali ini Hane meminta bantuan untuk menemukan pita berwarna English Lavender. Ternyata permintaan Hane tidak berhenti sampai di pita yang memiliki warna yang membuat pusing Hitomi, dia juga ingin mencari syal berwana French Pink dan kertas kado warna hitam pekat.
Tidak tersedia versi lain