Text
Purworejo Kota Tua Yang Tak Mau Pensiun (Merawat Kearifan Literasi di Kota Pejuang)
Bagaimana sebuah cerita wayang mampu menjadi sumber pengetahuan literasi mitigasi bencana bagi masyarakat?
Bagaimana pula prosesi sebuah tradisi mampu menjadi bukti cinta masyarakat desa terhadap lingkungan alamnya?
Atau bagaimana sejarah sebuah tarian yang sangat diskriminatif bagi perempuan justri mampu membawa perubahan ke arah yang lebih emansipatif?
Keempat bab di dalam buku ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ditulis oleh pemenang Festival Literasi Sekolah, buku ini akan mengajak kalian untuk menelusuri kembali sejarah kemerosotan sebuah Kota Pejuang dalam membangun masyarakatnya melalui kearifan literasi.
Tidak tersedia versi lain