Text
Kota Seribu Kafe. Pesona dan Potensi Tulungagung
Kedekatan manusia dengan kopi juga tercermin dari beredarnya berbagai meme tentang kopi, seperti "semangat kerja keras, ngopi tetap prioritas", "hidup itu seperti secangkir kopi, manis dan pahit saling melengkapi", "kalem saja broo, difikir karo ngopi" atau "mantan itu ibarat ampas kopi, seduhan kedua rasanya tak lagi sama, eeaa..eeaa.." dan sederet meme tentang kopi lainnya. Meme tersebut biasanya beredar dimedia sosial, menjadi tulisan aksesoris seperti kaos dan mug bahkan menjadi bacaan hiburan yang ditulis di belakang bak truk.
Di Tulungagung, tradisi minum kopi telah berdampak terhadap menjamurnya bisnis warung kopi dan kedai kopi (kafe). Warung kopi didaerah ini terdata saja, memiliki jumlah hampir 1% dari jumlah penduduk dan tersebar diseluruh wilayah kecamatan dan desa dengan jumlah pengunjung yang selalu ramai baik pagi, siang, sore dan terlebih malam hari (Christiyani, 2019). Keberadaan warung kopi didaerah ini didukung oleh masyarakat, baik pengusahanya, pengunjungnya, dan juga pemerintahnya. Maka wajar saja bila bisnis warung kopi di Tulungagung sangat menjamur sehingga Tulungagung sering dikenal sebagai kota seribu kafe.
Tidak tersedia versi lain