Text
The Hidden Curriculum Membangun Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler
Maraknya korupsi, kolusi, nepotisme, pelanggaran HAM, terorisme, tawuran, dan pornoaksi yang terjadi di negeri ini tentu memprihantinkan. Namun yang lebih membuat nestapa adalah perilaku tercela tersebut ternyata mayoritas dilakukan kaum berpendidikan. Tentu muncul pertanyaan, apa yang salah dengan kurikulum kita?
Buku ini menawarkan perspektif baru dalam melihat problem pendidikan manusia Indonesia terkait pembentukan karakter peserta didik. Kehadiran perspektif tersebut berdasarkan pada asumsi bahwa kurikulum resmi yang ditetapkan pemerintah untuk diajarkan di institusi pendidikan kurang memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Karena kurikulum tersebut lebih berhenti pada ranah teoretik dan normatif. Padahal pembentukan karakter peserrta didik harus bersifar praksis keseharian. Sebenarnya, lingkungan sekitarlah yang berperan besar dalam pembentukan karakter peserta didik. Ini yang disebut sebagai hiddem curriculum (kurikulum tersembunyi). Sebuah kurikulum yang menanamkan pengaruh hebat pada peserta didik. Sayangnya, kurikulum ini kurang diindahkan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas pendidikan.
Berpijak pada pelbagai referensi terpercaya dan kondisi riil pendidikan di Indonesia, buku ini bertutur secara detail ihwal hidden curriculum - suatu isu pendidikan yang kurang diperhatikan. Pertanyaan tentang bagaimana hidden currculum memainkan peran; seberapa jauh perannya; bagaimana mengelola hiddem curriculum sebagai perangkat efektif guna membentuk karakter siswa, dan lain sebagainya, terjawab oleh buku ini, Tak berlebihan kalau dikatakan bahwa ini merupakan buku wajib bagi para pendidik, pemangku kebijakan pendidikan, siswa, dan semua pihak yang concern terhadap pembentukan karakter peserta didik.
Tidak tersedia versi lain