Buku ini berkisah tentang Tarmi, pasien rumah sakit sakit jiwa yang tak pernah berhenti bicara, ngomong seperti tak mengenal capek, ngedumel tak karuan, lalu tertawa terabahak bahak. Tentang Maya yang suka menangis sampai sembab, kelopak matanya samapi bengkak, bantalnya pun basah kemudian menerawang memandang keluar jendela. Tentang Yu Lasteri perempuan beruisa 40 tahun yang selalu mengeluh pe…