Tempaan kehidupan yang tak jelas di mana rimba ibu bapaknya, membuat Nanang selalu ingin menjadi penakluk ialu memenangkan. Jadi pemenang dan pantang jadi pecundang. Maka, jika hanya sebuah pemecatan Mandor Mursan kepadanya, tidaklah itu berarti kiamat sudah datang. Di lubang galian para penambang intan di Cempaka, Di situlah ia menumpukan cita-citanya untuk mendapatkan Galuh Intan Sukma Ragan…