Boti adalah lalat yang nakal. Dia suka seklai menyebarkan kuman. Untunglah, Mince berhasil mengalahkan Boti. Boti tidak bisa nakal lagi.
David adalah anak teladan. Dia baik dan sopan. Kita bisa belajar dari David.
Desi sedang bermain di halaman. Dia terkejut menemukan tupai di belakangnya. Ketika hujan turun, tupai segera lari. Desi ingin memastikan si tupai tidak kedinginan.
Bapak mengajak Salo ke pasar malam. Pasar malam itu sangat ramai. Salo terpisah dari Bapak. Berkat telepon genggam, Salo dapat bertemu kembali dengan Bapak.
Edo merasa kasihan kepada Tinus, temannya. Di kampung Tinus, tidak ada guru. Edo ingin membantu anak-anak seperti Tinus. Edo ingin menjadi guru.
Marius membeli es lilin untuk adik. Setelah sampai di rumah, es lilin itu hilang. Marius merebus air. Air itu juga hilang. Apa yang terjadi?
Tanggal 17 Agustus telah tiba. Sekolah Jefri mengadakan bermacam-macam lomba. Lomba-lomba itu seru sekali. Tiba-tiba, Bleki si anjing hitam masuk ke lapangan. Wah, apa yang akan terjadi?
Albert adalah anak yang selalu ingin tahu. Dia penasaran dengan hal-hal yang dialami ayam-ayamnya. Albert asyik mengamati ayam-ayam itu bersama Anak, kakaknya.
Alena tidak bisa mendengar, tapi itu tidak apa-apa. Alena tetap bisa belajar dan bermain dengan gembira. Hari ini, Alena belajar tentang panca indera. Alena senang sekali.
Daniel dan teman-teman berangkat ke sekolah dengan perahu. Pagi itu, hujan turun dengan deras. Perahu bergoyang-goyang karena ombak yang kuat. Apakah Daniel dan teman-teman bisa sampai di sekolah?